Rabu, 30 Mei 2012

OMI JALIN KEBERSAMAAN DAN SPORTIVITAS MAHASISWA

Olimpiade Mahasiswa IPB atau yang biasa disebut OMI dimulai dari tanggal 5-31 Mei 2012. OMI ini merupakan ajang lomba olahraga terbesar IPB yang diikuti oleh mahasiswa dari berbagai fakultas di IPB setiap tahunnya. Tidak hanya itu saja, mahasiswa dari diploma dan mahasiswa Tingkat Persiapan Bersama (TPB) turut serta meramaikan OMI ini. OMI kali ini bertujuan untuk  menjalin kebersamaan antar sesama kontingen dengan semangat sportivitas.  Adapun cabang olahraga yang  dilombakan adalah sepak bola, volley, basket, futsal, tennis lapangan, catur, aerobic, atletik, bulu tangkis, dan renang.

Kemeriahan OMI sudah dirasakan ketika pembukaan OMI yang berlangsung pada hari Minggu (5/5) di Gymnasium. “Seru tapi mungkin keamanannya agak kurang”,  ujar Uswatun Hasanah (AGH 48). Supporter dari berbagai fakultas turut memadati acara pembukaan OMI ini dengan membawa baliho dan jargonnya masing-masing untuk menyemangati para kontingen mereka. Seperti halnya supporter dari Fakultas Ekonomi Manajemen (FEM) yang kompak mengenakan baju berwarna orange dan salah satu supporter dari Fakultas Kehutanan (FAHUTAN) yang mengibarkan bendera fakultasnya di tengah lapangan Gymnasium.

“Kagum yaa karena supporter apresiatif banget untuk mendukung kontingennya. Dilihat tahun ini ada dua kontingen yang sedikit memberi gebrakan di supporternya, FATETA dengan batalion merahnya dan FPIK dengan d’poseidonnya. Kedua supporter ini bisa dibilang bangkit dari tahun sebelumnya yang bisa dikatakan kurang apresiatif. Tidak lupa dengan beberapa kontingen lain yang gak kalah rame”, ungkap Husnul Ibad selaku ketua pelaksana OMI 2012.

Menurutnya, konsep acara OMI yang disuguhkan kepada mahasiswa IPB memiliki perbedaaan dari OMI sebelumnya. OMI tahun ini memiliki maskot berupa seekor kera yang diberi nama IMO. Selain itu adanya penambahan cabang baru yaitu lompat jauh untuk katagori putra dan putri. OMI yang dipersiapkan sejak awal bulan Januari ini memiliki beberapa kendala. “Sering adanya miss komunikasi antar panitia atau pun antar kontingen. Selain itu gengsi antar kontingen yang gak mau kalah juga jadi satu penyeban keributan yang ada di OMI”, paparnya lagi.

Saat ini OMI telah memasuki babak semifinal dan tidak lama lagi akan memasuki babak final. Selama lima tahun berturut-turut, TPB telah menyandang sebagai juara umum OMI. Akankah pada OMI tahun ini, TPB dapat mempertahankan posisinya sebagai juara umum? Nantikan jawabannya di final OMI yang akan dilaksanakan pada akhir bulan Mei tanggal 31 nanti. Pada final nanti, Ketua Pelaksana OMI 2012 berharap acara OMI ini bisa kelar sesuai dengan tujuan yang dibuat tanpa ada sedikitpun hal-hal negatif yang terjadi. Selain itu, dengan acara OMI ini akan ada benih-benih yang muncul nantinya dan akan dijaring guna mewakili IPB di ajang olahraga baik tingkat daerah ataupun nasional.

-Marita FA-

Share: